D.0015 · Risiko Perfusi Perifer Tidak Efektif
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
Rincian diagnosis ini sedang dilengkapi. Luaran SLKI dan intervensi SIKI utama di bawah sudah tertaut.
Luaran Keperawatan (SLKI): Perfusi Perifer (L.02011) · Ekspektasi: Meningkat
| Kriteria Hasil (Indikator SLKI) | Arah target |
|---|---|
| Denyut nadi perifer & penyembuhan luka | ↑ Meningkat |
| Sensasi | ↑ Meningkat |
| Warna kulit pucat & edema perifer | ↓ Menurun |
| Nyeri ekstremitas, parastesia, & kelemahan otot | ↓ Menurun |
| Pengisian kapiler / CRT | ↗ Membaik |
| Akral, turgor kulit, & ABI | ↗ Membaik |
Rumusan Tujuan & Kriteria Hasil:
Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3 x 24 jam, maka Perfusi Perifer (L.02011) meningkat, dengan kriteria hasil: Denyut nadi perifer & penyembuhan luka meningkat, Sensasi meningkat, Warna kulit pucat & edema perifer menurun, Nyeri ekstremitas, parastesia, & kelemahan otot menurun, Pengisian kapiler / CRT membaik, Akral, turgor kulit, & ABI membaik.
Intervensi Keperawatan (SIKI): Perawatan Sirkulasi (I.02079)
Buka halaman intervensi I.02079 →
Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan merawat area lokal dengan keterbatasan sirkulasi perifer.
1. Observasi (O)
- Periksa sirkulasi perifer (nadi perifer, edema, pengisian kapiler/CRT, warna, suhu, ankle-brachial index)
- Identifikasi faktor risiko gangguan sirkulasi (diabetes, perokok, orang tua, hipertensi, dan kadar kolesterol tinggi)
- Monitor panas, kemerahan, nyeri, atau bengkak pada ekstremitas
2. Terapeutik (T)
- Hindari pemasangan infus atau pengambilan darah di area keterbatasan perfusi
- Hindari pengukuran tekanan darah pada ekstremitas dengan keterbatasan perfusi
- Hindari penekanan dan pemasangan tourniquet pada area yang cedera
- Lakukan pencegahan infeksi, perawatan kaki dan kuku, serta hidrasi
3. Edukasi (E)
- Anjurkan berhenti merokok dan berolahraga rutin
- Anjurkan mengecek air mandi untuk menghindari kulit terbakar
- Anjurkan minum obat pengontrol tekanan darah, antikoagulan, dan penurun kolesterol secara teratur
- Anjurkan melakukan perawatan kulit yang tepat (melembapkan kulit kering pada kaki)
- Informasikan tanda dan gejala darurat yang harus dilaporkan
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi pemberian obat vaskular atau penurun lipid sesuai indikasi
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.