L.02011 · Perfusi Perifer
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
L.02011 (SLKI)
Perfusi Perifer (L.02011)
Luaran Keperawatan (SLKI): Perfusi Perifer (L.02011) · Ekspektasi: Meningkat
| Kriteria Hasil (Indikator SLKI) | Arah target |
|---|---|
| Denyut nadi perifer & penyembuhan luka | ↑ Meningkat |
| Sensasi | ↑ Meningkat |
| Warna kulit pucat & edema perifer | ↓ Menurun |
| Nyeri ekstremitas, parastesia, & kelemahan otot | ↓ Menurun |
| Pengisian kapiler / CRT | ↗ Membaik |
| Akral, turgor kulit, & ABI | ↗ Membaik |
Rumusan Tujuan & Kriteria Hasil:
Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3 x 24 jam, maka Perfusi Perifer (L.02011) meningkat, dengan kriteria hasil: Denyut nadi perifer & penyembuhan luka meningkat, Sensasi meningkat, Warna kulit pucat & edema perifer menurun, Nyeri ekstremitas, parastesia, & kelemahan otot menurun, Pengisian kapiler / CRT membaik, Akral, turgor kulit, & ABI membaik.
Luaran utama pada diagnosis SDKI:
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.