← Kembali ke daftar

I.07224 · Perawatan Kehamilan Risiko Tinggi

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.07224 (SIKI)

Perawatan Kehamilan Risiko Tinggi (I.07224)

Reproduksi dan Seksualitas

Intervensi Keperawatan (SIKI): Perawatan Kehamilan Risiko Tinggi (I.07224)

Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola ibu hamil dengan komplikasi medis atau obstetri (mis. preeklamsia, diabetes gestasional, plasenta previa, ancaman persalinan prematur, penyakit jantung) untuk mencegah morbiditas serta mortalitas maternal-perinatal.

1. Observasi (O)
  • Identifikasi faktor risiko spesifik dan patofisiologi penyulit kehamilan yang dialami ibu
  • Monitor tanda-tanda vital secara ketat (terutama tekanan darah, frekuensi napas, dan refleks patella pada preeklamsia; atau glukosa darah pada diabetes gestasional)
  • Monitor tanda bahaya spesifik (nyeri kepala frontal, gangguan penglihatan, nyeri epigastrium/kuadran kanan atas, oliguria, kontraksi prematur, atau perdarahan)
  • Monitor kesejahteraan janin secara intensif (DJJ, NST/CTG berkala, gerakan janin, dan biometri USG/Doppler velocimetry)
  • Monitor hasil pemeriksaan laboratorium (protein urin, trombosit, SGOT/SGPT, LDH, ureum/kreatinin untuk deteksi sindrom HELLP; HbA1c, Hb)
2. Terapeutik (T)
  • Fasilitasi istirahat/tirah baring miring kiri untuk meningkatkan perfusi ginjal dan uteroplasenta
  • Pasang akses intravena dan kateter urin menetap bila diperlukan pemantauan balans cairan ketat (mis. pada preeklamsia berat atau penyakit jantung dalam kehamilan)
  • Siapkan protokol kegawatdaruratan (kotak PEE berisi MgSO4 dan antidotum Kalsium Glukonas) di dekat ruang perawatan
  • Berikan dukungan emosional untuk menurunkan kecemasan ibu terhadap keselamatan bayinya
3. Edukasi (E)
  • Jelaskan kondisi komplikasi kehamilan, tujuan pembatasan aktivitas, diet khusus (mis. diet DM gestasional atau tinggi protein), dan tanda yang harus segera dilaporkan
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi multidisiplin bersama dokter Sp.OG (fetomaternal), penyakit dalam/kardiologi, anestesi, dan neonatologi (NICU) untuk penentuan waktu dan metode terminasi kehamilan yang paling aman

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi