← Kembali ke daftar

D.0129 · Gangguan Integritas Kulit/Jaringan

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
D.0129 (SDKI) L.14125 (SLKI) I.14564 (SIKI)

Gangguan Integritas Kulit/Jaringan (D.0129)

Aktual · Lingkungan · Keamanan dan Proteksi

Definisi SDKI: Kerusakan kulit (dermis dan/atau epidermis) atau jaringan (membran mukosa, kornea, fasia, otot, tendon, tulang, kartilago, kapsul sendi dan/atau ligamen).

Penyebab / Faktor Risiko (SDKI)

  • Perubahan sirkulasi
  • Perubahan status nutrisi
  • Penurunan mobilitas
  • Faktor mekanis (penekanan pada tonjolan tulang, gesekan)
  • Neuropati perifer

Gejala & Tanda Mayor (SDKI)

Subjektif:
  • (Tidak tersedia)
Objektif:
  • Kerusakan jaringan dan/atau lapisan kulit

Gejala & Tanda Minor (SDKI)

Subjektif:
  • (Tidak tersedia)
Objektif:
  • Nyeri
  • Perdarahan
  • Kemerahan
  • Hematoma

Luaran Keperawatan (SLKI): Integritas Kulit dan Jaringan (L.14125) · Ekspektasi: Meningkat

Buka halaman luaran L.14125 →

Kriteria Hasil (Indikator SLKI)Arah target
Elastisitas, hidrasi, & perfusi jaringan↑ Meningkat
Kerusakan jaringan & kerusakan lapisan kulit↓ Menurun
Nyeri, perdarahan, kemerahan, & hematoma↓ Menurun
Pigmentasi abnormal, jaringan parut, & nekrosis↓ Menurun
Suhu kulit, sensasi, tekstur, & pertumbuhan rambut↗ Membaik
Rumusan Tujuan & Kriteria Hasil:
Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3 x 24 jam, maka Integritas Kulit dan Jaringan (L.14125) meningkat, dengan kriteria hasil: Elastisitas, hidrasi, & perfusi jaringan meningkat, Kerusakan jaringan & kerusakan lapisan kulit menurun, Nyeri, perdarahan, kemerahan, & hematoma menurun, Pigmentasi abnormal, jaringan parut, & nekrosis menurun, Suhu kulit, sensasi, tekstur, & pertumbuhan rambut membaik.

Intervensi Keperawatan (SIKI): Perawatan Luka (I.14564)

Buka halaman intervensi I.14564 →

Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan meningkatkan penyembuhan luka (luka akut, luka tekan/dekubitus, luka kaki diabetik/gangren) serta mencegah terjadinya komplikasi luka.

1. Observasi (O)
  • Monitor karakteristik luka (mis. drainase, warna dasar luka merah/kuning/hitam, ukuran panjang-lebar-kedalaman, goa/undermining, dan bau)
  • Monitor tanda-tanda infeksi
2. Terapeutik (T)
  • Lepaskan balutan dan plester secara perlahan
  • Cukur rambut di sekitar daerah luka, jika perlu
  • Bersihkan dengan cairan NaCl 0,9% atau pembersih nontoksik, sesuai kebutuhan
  • Bersihkan jaringan nekrotik (debridemen)
  • Berikan salep yang sesuai ke kulit/lesi, jika perlu
  • Pasang balutan sesuai jenis luka (prinsip Moist Wound Healing: hydrogel, hydrocolloid, foam, calcium alginate, silver/iodine dressing, atau Negative Pressure Wound Therapy / NPWT)
  • Pertahankan teknik steril saat melakukan perawatan luka
  • Ganti balutan sesuai jumlah eksudat dan drainase
  • Jadwalkan perubahan posisi setiap 2 jam atau pembebasan beban tumpuan (offloading) pada luka tekan/kaki diabetik
  • Berikan diet dengan kalori 30–35 kkal/kgBB/hari dan protein 1,25–1,5 g/kgBB/hari serta suplemen vitamin/mineral
3. Edukasi (E)
  • Jelaskan tanda dan gejala infeksi
  • Anjurkan mengonsumsi makanan tinggi kalori dan protein
  • Ajarkan prosedur perawatan luka secara mandiri
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi prosedur debridemen (mis. enzimatik, biologis, mekanis, autolitik, atau bedah), jika perlu
  • Kolaborasi pemberian antibiotik, jika perlu

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi