D.0105 · Waham
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
Rincian diagnosis ini sedang dilengkapi. Luaran SLKI dan intervensi SIKI utama di bawah sudah tertaut.
Luaran Keperawatan (SLKI): Status Orientasi (L.09090) · Ekspektasi: Membaik
| Kriteria Hasil (Indikator SLKI) | Arah target |
|---|---|
| Produktifitas | ↑ Meningkat |
| Verbalisasi waham & perilaku waham | ↓ Menurun |
| Khawatir, curiga, & sikap bermusuhan | ↓ Menurun |
| Tegang & menarik diri | ↓ Menurun |
| Perilaku sesuai realita, isi pikir sesuai realita, & pembicaraan | ↗ Membaik |
Rumusan Tujuan & Kriteria Hasil:
Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3 x 24 jam, maka Status Orientasi (L.09090) membaik, dengan kriteria hasil: Produktifitas meningkat, Verbalisasi waham & perilaku waham menurun, Khawatir, curiga, & sikap bermusuhan menurun, Tegang & menarik diri menurun, Perilaku sesuai realita, isi pikir sesuai realita, & pembicaraan membaik.
Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Waham (I.09295)
Buka halaman intervensi I.09295 →
Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola kenyamanan, keamanan, dan orientasi realita pada pasien yang mengalami keyakinan yang keliru dan menetap (waham).
1. Observasi (O)
- Monitor waham yang isinya membahayakan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan
- Monitor efek terapeutik dan efek samping obat antipsikotik
2. Terapeutik (T)
- Bina hubungan saling percaya (tunjukkan sikap jujur, tepati janji, dan konsisten)
- Tunjukkan sikap tidak menghakimi, konsisten, dan netral
- Diskusikan perasaan cemas atau takut yang mendasari waham tanpa memperkuat atau mendebat keyakinan keliru tersebut
- Pastikan keamanan pasien dan lingkungan
- Berikan aktivitas rekreasi dan pengalihan yang membutuhkan konsentrasi di dunia nyata
- Jika pasien mengalami waham curiga terhadap racun pada makanan/obat: sediakan makanan dalam kemasan tertutup atau izinkan keluarga membawa makanan
- Bicara dengan konteks realitas (fokuskan percakapan pada hal-hal nyata sehari-hari)
3. Edukasi (E)
- Anjurkan mengungkapkan perasaan secara verbal
- Anjurkan melakukan rutinitas harian secara konsisten
- Jelaskan kepada pasien dan keluarga tentang penyakit, pentingnya patuh minum obat secara teratur, dan cara mengalihkan pikiran waham
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi pemberian obat antipsikotik dan antiansietas, jika perlu
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.