L.04036 · Kontinensia Urin
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
L.04036 (SLKI)
Kontinensia Urin (L.04036)
Luaran Keperawatan (SLKI): Kontinensia Urin (L.04036) · Ekspektasi: Membaik
| Kriteria Hasil (Indikator SLKI) | Arah target |
|---|---|
| Kemampuan berkemih | ↑ Meningkat |
| Nokturia, residu volume urin setelah berkemih, & distensi kandung kemih | ↓ Menurun |
| Dribbling, hesitancy, & enuresis | ↓ Menurun |
| Verbalisasi kehilangan urin tidak terkendali | ↓ Menurun |
| Frekuensi berkemih & sensasi berkemih | ↗ Membaik |
Rumusan Tujuan & Kriteria Hasil:
Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3 x 24 jam, maka Kontinensia Urin (L.04036) membaik, dengan kriteria hasil: Kemampuan berkemih meningkat, Nokturia, residu volume urin setelah berkemih, & distensi kandung kemih menurun, Dribbling, hesitancy, & enuresis menurun, Verbalisasi kehilangan urin tidak terkendali menurun, Frekuensi berkemih & sensasi berkemih membaik.
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.