L.02013 · Perfusi Renal
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
L.02013 (SLKI)
Perfusi Renal (L.02013)
Luaran Keperawatan (SLKI): Perfusi Renal (L.02013) · Ekspektasi: Meningkat
| Kriteria Hasil (Indikator SLKI) | Arah target |
|---|---|
| Jumlah urin | ↑ Meningkat |
| Nyeri abdomen, mual, & muntah | ↓ Menurun |
| Distensi abdomen & asites | ↓ Menurun |
| Tekanan arteri rata-rata / MAP | ↗ Membaik |
| Kadar urea nitrogen darah (BUN) & kreatinin plasma | ↗ Membaik |
| Keseimbangan asam basa & elektrolit | ↗ Membaik |
Rumusan Tujuan & Kriteria Hasil:
Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3 x 24 jam, maka Perfusi Renal (L.02013) meningkat, dengan kriteria hasil: Jumlah urin meningkat, Nyeri abdomen, mual, & muntah menurun, Distensi abdomen & asites menurun, Tekanan arteri rata-rata / MAP membaik, Kadar urea nitrogen darah (BUN) & kreatinin plasma membaik, Keseimbangan asam basa & elektrolit membaik.
Luaran utama pada diagnosis SDKI:
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.