I.14574 · Perawatan Sirkumsisi
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.14574 (SIKI)
Perawatan Sirkumsisi (I.14574)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Perawatan Sirkumsisi (I.14574)
Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan merawat luka pasca khitan/sirkumsisi untuk mengontrol nyeri, mencegah perdarahan, dan mencegah infeksi.
1. Observasi (O)
- Monitor adanya perdarahan aktif pada garis insisi sirkumsisi (terutama area frenulum), warna glans penis, edema, dan kemampuan berkemih spontan pertama kali
2. Terapeutik (T)
- Pertahankan balutan bersih dan kering serta gunakan celana pelindung sunat
- Basahi kasa lama dengan NaCl 0,9% hangat sebelum dilepas agar tidak menarik jaringan baru, atau bersihkan tabung klem setiap selesai BAK
3. Edukasi (E)
- Ajarkan orang tua dan anak cara membersihkan ujung penis setelah BAK, mengoleskan salep antibiotik, mengonsumsi makanan tinggi protein, dan mengenali tanda bahaya perdarahan/infeksi
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi pemberian analgesik dan antibiotik bersama dokter
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.