I.14553 · Penjahitan Luka
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.14553 (SIKI)
Penjahitan Luka (I.14553)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Penjahitan Luka (I.14553)
Definisi SIKI: Merapatkan kembali tepi-tepi luka terbuka yang bersih menggunakan benang jahit bedah (suture) dan jarum steril untuk mempercepat penyembuhan primer.
1. Observasi (O)
- Identifikasi karakteristik luka (lokasi, kedalaman, kebersihan, golden period) dan periksa kontraindikasi penjahitan primer (luka tusuk kotor, gigitan hewan, infeksi aktif)
- Periksa fungsi neurovaskular distal dan riwayat alergi anestesi lokal
2. Terapeutik (T)
- Siapkan set hechting steril dan lakukan infiltrasi anestesi lokal (lidokain 1–2% tanpa epinefrin pada ujung jari/telinga/hidung/penis)
- Lakukan irigasi luka dengan NaCl 0,9% hingga bersih, lakukan penjahitan dengan menyamakan tepi kulit tanpa ketegangan berlebih, dan tutup dengan kasa steril
3. Edukasi (E)
- Jelaskan cara menjaga balutan tetap kering selama 24–48 jam pertama, tanda infeksi, dan jadwal angkat jahitan (wajah 3–5 hari, tubuh/ekstremitas 7–14 hari)
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi pemberian profilaksis Tetanus, analgesik, dan antibiotik sesuai indikasi
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.