← Kembali ke daftar

I.14542 · Pencegahan Kejang dan Hipertermia/Hipotermia Perioperatif

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.14542 (SIKI)

Pencegahan Kejang dan Hipertermia/Hipotermia Perioperatif (I.14542)

Keamanan dan Proteksi

Intervensi Keperawatan (SIKI): Pencegahan Kejang dan Hipertermia/Hipotermia Perioperatif (I.14542)

Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan menurunkan risiko bangkitan kejang demam maupun ketidakstabilan suhu tubuh selama periode perioperatif.

1. Observasi (O)
  • Identifikasi riwayat kejang demam pada anak atau faktor risiko hipotermia/hipertermia perioperatif
  • Monitor suhu tubuh secara berkala sebelum, selama, dan sesudah prosedur pembedahan atau saat anak demam
2. Terapeutik (T)
  • Lakukan penghangatan awal (pre-warming) dengan selimut hangat dan hangatkan cairan infus/irigasi di kamar operasi
  • Pada anak demam: berikan kompres hangat (tepid sponge), pakaikan baju tipis, dan siapkan pengaman tempat tidur
3. Edukasi (E)
  • Ajarkan orang tua cara memantau suhu tubuh dengan termometer dan penanganan awal demam di rumah
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi pemberian antipiretik, antikonvulsan profilaksis, atau dantrolene (pada hipertermia maligna) bersama dokter

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi