← Kembali ke daftar

I.14541 · Pencegahan Ekstravasasi dan Kesalahan Medikasi

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.14541 (SIKI)

Pencegahan Ekstravasasi dan Kesalahan Medikasi (I.14541)

Keamanan dan Proteksi

Intervensi Keperawatan (SIKI): Pencegahan Ekstravasasi dan Kesalahan Medikasi (I.14541)

Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan menurunkan risiko merembesnya obat vesikan ke jaringan subkutan serta mencegah kesalahan dalam pemberian obat (Medication Error).

1. Observasi (O)
  • Identifikasi sifat vesikan/osmolaritas obat intravena serta obat kategori High-Alert dan LASA (Look-Alike Sound-Alike)
  • Monitor area insersi infus secara berkala terhadap tanda ekstravasasi (nyeri terbakar, bengkak, pucat/kemerahan, aliran melambat)
2. Terapeutik (T)
  • Terapkan Prinsip 7 Benar pemberian obat dan lakukan pengecekan ganda (double-check) untuk obat High-Alert
  • Pastikan kepatenan vena (blood return positif) sebelum memberikan obat vesikan dan gunakan balutan transparan pada area insersi
  • Gunakan akses vena sentral (CVC/chemoport) untuk pemberian infus vasopresor atau kemoterapi vesikan jangka panjang
3. Edukasi (E)
  • Instruksikan pasien segera melapor bila terasa nyeri terbakar atau bengkak di jalur infus
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi penyediaan protokol penanganan ekstravasasi dan rekonsiliasi obat bersama dokter serta apoteker

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi