I.14526 · Pemantauan Elektronik Janin
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.14526 (SIKI)
Pemantauan Elektronik Janin (I.14526)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Pemantauan Elektronik Janin (I.14526)
Definisi SIKI: Mengumpulkan dan menganalisis grafik denyut jantung janin dan kontraksi uterus menggunakan Kardiotokografi (CTG) untuk mencegah cedera hipoksia perinatal.
1. Observasi (O)
- Identifikasi indikasi pemantauan CTG dan analisis komponen grafik (frekuensi dasar DJJ 110–160 x/menit, variabilitas, akselerasi, deselerasi dini/variabel/lambat, serta frekuensi kontraksi his)
2. Terapeutik (T)
- Posisikan ibu semi-Fowler miring kiri, pasang transduser doppler di punggung janin dan tokodinamometer di fundus uteri
- Lakukan resusitasi intrauterin segera (miring kiri, oksigen 8–10 L/menit, hentikan oksitosin, guyur cairan IV) bila ditemukan gambaran CTG patologis (gawat janin)
3. Edukasi (E)
- Jelaskan tujuan pemantauan dan cara menekan tombol penanda gerak janin kepada ibu
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi segera dengan dokter Sp.OG bila ditemukan tanda gawat janin
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.