I.14516 · Manajemen Keracunan
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.14516 (SIKI)
Manajemen Keracunan (I.14516)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Keracunan (I.14516)
Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola pasien yang mengalami intoksikasi akut akibat tertelan, terhirup, atau terpapar zat beracun.
1. Observasi (O)
- Identifikasi jenis racun, jumlah, waktu pajanan, dan rute masuknya racun
- Monitor kepatenan jalan napas, pernapasan, sirkulasi (ABC), GCS, ukuran pupil, dan tanda vital
- Identifikasi sindrom toksik (toxidrome) dan monitor hasil laboratorium serta EKG
2. Terapeutik (T)
- Amankan jalan napas, berikan oksigenasi, dan pasang akses intravena
- Jangan memicu muntah paksa pada penurunan kesadaran, zat korosif (asam/basa kuat), atau hidrokarbon (minyak tanah/bensin)
- Lakukan bilas lambung hanya bila terindikasi dini dan berikan Arang Aktif (Activated Charcoal) untuk menyerap racun di saluran cerna
3. Edukasi (E)
- Jelaskan tindakan penyelamatan kepada keluarga dan penyimpanan bahan berbahaya yang aman
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi pemberian antidotum spesifik (mis. NAC, Nalokson, Sulfas Atropin) bersama dokter
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.