← Kembali ke daftar

I.14511 · Manajemen Kemoterapi

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.14511 (SIKI)

Manajemen Kemoterapi (I.14511)

Keamanan dan Proteksi

Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Kemoterapi (I.14511)

Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola pemberian agen antineoplastik sitotoksik secara aman serta mencegah dan menangani komplikasi ekstravasasi maupun efek samping sistemik.

1. Observasi (O)
  • Periksa instruksi kemoterapi oleh dua perawat (double check) dan hasil laboratorium (Hb, leukosit/ANC, trombosit, fungsi hati & ginjal)
  • Monitor kepatenan akses vena dan observasi area insersi setiap 15–30 menit terhadap tanda ekstravasasi (nyeri terbakar, bengkak, kemerahan)
  • Monitor tanda reaksi hipersensitivitas akut serta efek samping mual-muntah, mukositis, dan mielosupresi
2. Terapeutik (T)
  • Gunakan APD khusus sitostatika saat menyiapkan dan memberikan kemoterapi
  • Berikan obat premedikasi (antiemetik, kortikosteroid, antihistamin) 30–60 menit sebelum kemoterapi
  • Jika terjadi ekstravasasi: hentikan infus segera, aspirasi sisa obat dari kanula, cabut kanula, tinggikan ekstremitas, dan berikan kompres dingin/hangat sesuai jenis obat
  • Buang seluruh limbah ke dalam wadah limbah sitotoksik berwarna ungu
3. Edukasi (E)
  • Anjurkan pasien segera melapor bila merasa perih/panas di jalur infus dan jelaskan pencegahan infeksi selama periode nadir
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi dengan dokter onkologi dan apoteker klinis

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi