← Kembali ke daftar

I.12412 · Edukasi Pengukuran Pernapasan

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.12412 (SIKI)

Edukasi Pengukuran Pernapasan (I.12412)

Penyuluhan dan Pembelajaran

Intervensi Keperawatan (SIKI): Edukasi Pengukuran Pernapasan (I.12412)

Definisi SIKI: Memberikan informasi dan melatih cara menghitung frekuensi, irama, serta mengamati usaha pernapasan pada pasien (anak maupun dewasa) di rumah.

1. Observasi (O)
  • Identifikasi kesiapan dan kemampuan keluarga atau pasien menerima informasi
  • Identifikasi kondisi klinis pasien yang memerlukan pemantauan napas (mis. balita dengan ISPA/risiko pneumonia, pasien asma, PPOK, gagal jantung, atau pengguna analgesik opioid)
2. Terapeutik (T)
  • Sediakan pengukur waktu (timer/jam detik) dan video atau peragaan gerakan dinding dada
  • Jadwalkan sesi latihan bersama keluarga/pengasuh
3. Edukasi (E)
  • Jelaskan tujuan pemantauan pernapasan dan nilai frekuensi napas normal sesuai usia: dewasa (12–20 x/menit), anak usia 1–5 tahun (< 40 x/menit), bayi 2–12 bulan (< 50 x/menit), dan neonatus < 2 bulan (< 60 x/menit)
  • Ajarkan bahwa 1 kali pernapasan dihitung dari 1 kali dada/perut terangkat (inspirasi) ditambah 1 kali dada/perut turun (ekspirasi)
  • Ajarkan trik menghitung pernapasan secara akurat: hitung selama 1 menit penuh saat pasien sedang tenang/tidur (pada orang dewasa, pura-puralah masih meraba nadi pergelangan tangan agar pasien tidak menyadari napasnya sedang dihitung, karena kesadaran akan mengubah pola napas)
  • Ajarkan cara mengenali tanda bahaya gangguan napas selain frekuensi cepat (takipnea): adanya tarikan dinding dada bagian bawah ke dalam (retraksi subkostal/interkostal), napas cuping hidung, suara napas merintih/mengi/stridor, atau bibir dan ujung jari tampak kebiruan (sianosis)
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi dengan tim medis untuk rujukan segera bila ditemukan napas cepat atau tanda distres pernapasan

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi