I.12411 · Edukasi Pengukuran Nadi Radialis
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.12411 (SIKI)
Edukasi Pengukuran Nadi Radialis (I.12411)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Edukasi Pengukuran Nadi Radialis (I.12411)
Definisi SIKI: Memberikan informasi dan melatih keterampilan pasien atau keluarga dalam menghitung frekuensi, irama, dan kekuatan denyut nadi pada arteri radialis secara mandiri.
1. Observasi (O)
- Identifikasi kesiapan dan kemampuan menerima informasi
- Identifikasi indikasi pemantauan nadi mandiri (mis. pasien gagal jantung, aritmia/fibrilasi atrium, pengguna obat penyekat beta atau digoksin)
2. Terapeutik (T)
- Sediakan jam tangan berjarum detik atau stopwatch serta lembar catatan harian tanda vital
- Demonstrasikan letak anatomis arteri radialis di pergelangan tangan sejajar pangkal ibu jari
- Berikan kesempatan pasien dan keluarga berlatih meraba dan menghitung nadi
3. Edukasi (E)
- Jelaskan tujuan pengukuran nadi radialis dan rentang frekuensi nadi istirahat normal pada orang dewasa (60–100 kali/menit)
- Ajarkan cara menempatkan ujung jari telunjuk dan jari tengah (dan jari manis) tepat di atas lekukan arteri radialis pada pergelangan tangan bagian dalam
- Tekankan larangan menggunakan ibu jari untuk meraba nadi karena ibu jari memiliki pulsasi arteri sendiri yang dapat mengacaukan hasil perhitungan
- Ajarkan cara menghitung denyut nadi selama 60 detik penuh (terutama bila irama nadi terasa tidak teratur) serta memperhatikan keteraturan irama dan kekuatan denyutan
- Anjurkan mengukur nadi setelah beristirahat duduk tenang minimal 5 menit dan segera melapor ke dokter bila nadi < 50–60 x/menit (terutama sebelum minum digoksin/beta-blocker), > 100 x/menit saat istirahat, atau iramanya sangat tidak beraturan disertai pusing/berdebar
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi dengan dokter untuk tindak lanjut penyesuaian dosis obat antiaritmia/jantung berdasarkan catatan nadi harian pasien
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.