I.09315 · Restrukturisasi Kognitif
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.09315 (SIKI)
Restrukturisasi Kognitif (I.09315)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Restrukturisasi Kognitif (I.09315)
Definisi SIKI: Membantu pasien mengenali, menguji kebenaran, dan mengubah pola pikir otomatis yang negatif atau irasional (distorsi kognitif) menjadi pemikiran yang lebih realistis, rasional, dan adaptif.
1. Observasi (O)
- Identifikasi pikiran otomatis negatif dan distorsi kognitif yang dimiliki pasien (mis. all-or-nothing thinking/pikiran hitam-putih, catastrophizing/membayangkan kemungkinan terburuk, overgeneralization/generalisasi berlebihan, mind reading, atau personalisasi)
- Monitor hubungan antara pikiran negatif tersebut dengan munculnya perasaan sedih/cemas dan perilaku maladaptif
2. Terapeutik (T)
- Bantu pasien menyadari bahwa pikiran bukanlah fakta mutlak, melainkan interpretasi yang bisa keliru
- Gunakan pertanyaan Sokrates (Socratic questioning) untuk membantu pasien menguji bukti dari pikirannya: "Apa bukti nyata yang mendukung pikiran tersebut? Adakah bukti yang menunjukkan sebaliknya? Apa cara pandang lain yang lebih seimbang terhadap situasi ini?"
- Bantu pasien menyusun kalimat pikiran alternatif yang lebih rasional dan berimbang untuk menggantikan pikiran otomatis negatif
- Latih pasien menggunakan lembar catatan pikiran harian (Thought Record: Situasi – Pikiran Otomatis – Emosi – Bukti Pendukung/Penentang – Pikiran Alternatif Rasional – Perubahan Emosi)
3. Edukasi (E)
- Jelaskan konsep segitiga kognitif (hubungan timbal balik antara Pikiran, Perasaan, dan Perilaku)
- Anjurkan pasien melatih penghentian pikiran negatif (thought stopping) dan menggantinya dengan pikiran rasional
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi dengan psikolog klinis atau psikiater dalam program Terapi Kognitif Perilaku (CBT)
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.