← Kembali ke daftar

I.08242 · Pemantauan Nyeri

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.08242 (SIKI)

Pemantauan Nyeri (I.08242)

Nyeri dan Kenyamanan

Intervensi Keperawatan (SIKI): Pemantauan Nyeri (I.08242)

Definisi SIKI: Mengumpulkan dan menganalisis data tentang pengalaman nyeri pasien secara sistematis dan berkelanjutan.

1. Observasi (O)
  • Identifikasi faktor pencetus dan pereda nyeri (Provoking/Palliating)
  • Monitor kualitas nyeri (Quality: tajam seperti ditusuk, tumpul, terbakar, berdenyut, kram, atau seperti ditekan beban berat)
  • Monitor lokasi dan penyebaran nyeri (Region/Radiation)
  • Monitor intensitas nyeri menggunakan skala yang valid dan sesuai kondisi pasien (Severity)
  • Monitor durasi, waktu kemunculan, dan frekuensi nyeri (Time: intermiten atau terus-menerus)
  • Monitor tanda-tanda vital (peningkatan TD, takikardia, takipnea) dan ekspresi wajah/perilaku protektif
  • Evaluasi kembali skala nyeri setelah pemberian intervensi (15–30 menit setelah analgesik intravena; 45–60 menit setelah analgesik oral atau intervensi nonfarmakologis)
2. Terapeutik (T)
  • Atur interval waktu pemantauan sesuai dengan kondisi klinis pasien dan protokol rumah sakit
  • Dokumentasikan hasil pemantauan nyeri secara lengkap pada grafik observasi
3. Edukasi (E)
  • Jelaskan tujuan dan prosedur pemantauan nyeri kepada pasien
  • Informasikan hasil pemantauan, jika perlu
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi dengan dokter bila skor nyeri tetap tinggi (skala ≥ 4) meskipun telah diberikan terapi

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi