I.08235 · Kompres Panas
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.08235 (SIKI)
Kompres Panas (I.08235)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Kompres Panas (I.08235)
Definisi SIKI: Memberikan stimulasi suhu hangat pada area tubuh lokal untuk memicu vasodilatasi, meningkatkan aliran darah lokal, merelaksasi spasme otot, dan mengurangi kekakuan sendi.
1. Observasi (O)
- Identifikasi indikasi kompres hangat (spasme otot punggung/leher, nyeri sendi kronis/osteoartritis, kram abdomen/dismenore, abses lokal untuk mempercepat pematangan, flebitis superfisial) dan kontraindikasi (trauma akut < 48 jam karena memperparah edema/perdarahan, perdarahan aktif, area keganasan/tumor, gangguan sensasi perifer/neuropati diabetik, penurunan kesadaran)
- Periksa suhu alat kompres (air hangat sekitar 40–45°C) sebelum ditempelkan ke pasien
- Monitor kondisi kulit setiap 5 menit terhadap tanda kemerahan berlebih, lepuh/luka bakar termal, atau rasa nyeri terbakar
2. Terapeutik (T)
- Siapkan media kompres hangat (buli-buli panas/warm water zak, bantal pemanas elektrik, atau handuk yang direndam air hangat dan diperas)
- Lapisi buli-buli panas dengan kain pembungkus/handuk kering agar tidak bersentuhan langsung dengan kulit
- Tempelkan kompres hangat pada area target selama 15–20 menit
- Keringkan kulit dengan lembut setelah selesai dan periksa keutuhan kulit
3. Edukasi (E)
- Jelaskan tujuan kompres hangat dan larangan mengatur suhu bantal pemanas ke tingkat maksimal atau tertidur di atas bantal pemanas
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi dengan fisioterapis untuk modalitas terapi panas dalam (mis. infrared, ultrasound diathermy) bila diperlukan
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.