I.08231 · Aromaterapi
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.08231 (SIKI)
Aromaterapi (I.08231)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Aromaterapi (I.08231)
Definisi SIKI: Memberikan minyak esensial melalui teknik inhalasi, pemijatan, atau kompres untuk meningkatkan relaksasi, kenyamanan, serta mengurangi nyeri dan mual.
1. Observasi (O)
- Identifikasi pilihan aroma yang disukai dan tidak disukai pasien
- Identifikasi adanya riwayat alergi, asma bronkial, hipersensitivitas bau, atau kehamilan trimester awal
- Monitor tingkat ketidaknyamanan, nyeri, mual, atau ansietas sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi
- Monitor tanda-tanda iritasi kulit atau mukosa saluran napas (bersin, batuk, sesak, kemerahan kulit)
2. Terapeutik (T)
- Pilih minyak esensial yang sesuai dengan indikasi klinis (mis. lavender atau chamomile untuk relaksasi/tidur dan nyeri, peppermint atau ginger/jahe untuk mual, lemon untuk kesegaran mood)
- Lakukan uji tempel kulit (skin patch test) dengan minyak esensial yang telah diencerkan dalam minyak pembawa (carrier oil seperti minyak zaitun/VCO) bila akan diaplikasikan secara topikal
- Berikan aromaterapi melalui diffuser uap air, tetesan pada tisu/kasa (2–3 tetes dihirup dari jarak 10–15 cm selama 10–15 menit), atau pijatan lembut
- Atur ventilasi ruangan agar aroma tidak terlalu menyengat
3. Edukasi (E)
- Jelaskan tujuan dan cara kerja aromaterapi dalam merangsang sistem limbik untuk relaksasi
- Ajarkan pasien cara menggunakan aromaterapi secara aman di rumah (tidak menelan minyak esensial dan tidak mengoleskan minyak murni tanpa pengenceran ke kulit)
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi penggunaan aromaterapi sebagai terapi komplementer pendamping terapi medis utama
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.