← Kembali ke daftar

I.07226 · Perawatan Kenyamanan Pascapersalinan

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.07226 (SIKI)

Perawatan Kenyamanan Pascapersalinan (I.07226)

Reproduksi dan Seksualitas

Intervensi Keperawatan (SIKI): Perawatan Kenyamanan Pascapersalinan (I.07226)

Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola ketidaknyamanan fisik yang dialami ibu pada masa nifas (nyeri luka perineum/seksio sesarea, nyeri kontraksi rahim/afterpains, pembengkakan payudara, hemoroid, dan kelelahan).

1. Observasi (O)
  • Identifikasi sumber, lokasi, karakteristik, dan skala nyeri pascapersalinan
  • Periksa kondisi perineum (tanda REEDA), luka operasi seksio sesarea, kondisi puting dan payudara (pembengkakan/engorgement), serta adanya hemoroid
  • Monitor involusi uterus dan pengeluaran lokia
2. Terapeutik (T)
  • Berikan kompres dingin (ice pack terbungkus kain) pada perineum selama 15–20 menit pada 24 jam pertama untuk mengurangi edema dan nyeri luka episiotomi, dilanjutkan rendam duduk hangat (sitz bath) setelah 24 jam
  • Ajarkan ibu mengencangkan otot bokong sebelum duduk untuk mengurangi tekanan langsung pada luka jahitan perineum
  • Anjurkan ibu tidur telungkup dengan bantal di bawah perut atau kompres hangat di perut bawah serta mengosongkan kandung kemih untuk meredakan nyeri mulas involusi rahim (afterpains)
  • Lakukan kompres hangat dan pemerahan sedikit ASI sebelum menyusui untuk melunakkan areola, serta kompres dingin di antara waktu menyusui untuk mengurangi nyeri bengkak payudara
  • Fasilitasi mobilisasi dini bertahap dan jadwalkan waktu istirahat ibu saat bayi sedang tidur
3. Edukasi (E)
  • Jelaskan bahwa rasa mulas saat menyusui adalah proses normal akibat hormon oksitosin yang mengembalikan ukuran rahim
  • Ajarkan teknik menyusui dengan posisi miring atau football hold agar tidak menekan luka operasi seksio sesarea
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi pemberian analgesik yang aman bagi ibu menyusui (mis. parasetamol, asam mefenamat, ibuprofen) dan pelunak tinja

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi