I.07219 · Manajemen Sindrom Premenstruasi
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.07219 (SIKI)
Manajemen Sindrom Premenstruasi (I.07219)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Sindrom Premenstruasi (I.07219)
Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola gejala fisik, emosional, serta perilaku yang muncul secara siklik pada fase luteal (7–10 hari sebelum menstruasi) dan mereda saat menstruasi dimulai.
1. Observasi (O)
- Identifikasi pola, durasi, dan tingkat keparahan gejala fisik (nyeri payudara/mastalgia, perut kembung, sakit kepala, kram perut bawah, kelelahan, jerawat) serta gejala afektif (mudah marah/iritabilitas, perubahan suasana hati/mood swings, sedih, cemas, gangguan tidur)
- Monitor dampak gejala terhadap aktivitas belajar, bekerja, dan hubungan interpersonal (bedakan antara PMS ringan-sedang dengan Premenstrual Dysphoric Disorder / PMDD)
2. Terapeutik (T)
- Fasilitasi penggunaan kalender siklus menstruasi dan pencatatan gejala harian selama minimal 2–3 siklus berturut-turut untuk mengenali pola munculnya gejala
- Berikan kompres hangat pada area perut bawah atau punggung untuk meredakan kram otot polos uterus
- Fasilitasi latihan relaksasi (yoga, meditasi, napas dalam, aromaterapi) dan olahraga aerobik ringan-sedang secara teratur
3. Edukasi (E)
- Anjurkan modifikasi diet menjelang menstruasi: batasi konsumsi garam/natrium (untuk mengurangi retensi cairan dan kembung), batasi gula sederhana, kafein, dan alkohol, serta tingkatkan konsumsi karbohidrat kompleks, kalsium, magnesium, dan vitamin B6
- Anjurkan mengatur waktu tidur yang cukup (7–8 jam/malam) pada minggu sebelum menstruasi
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi pemberian analgesik antiinflamasi (NSAID seperti asam mefenamat/ibuprofen), suplemen kalsium/vitamin B6, atau terapi hormonal/SSRI (pada kasus PMDD berat) bersama dokter
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.