I.07211 · Identifikasi Risiko Kehamilan
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.07211 (SIKI)
Identifikasi Risiko Kehamilan (I.07211)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Identifikasi Risiko Kehamilan (I.07211)
Definisi SIKI: Mengidentifikasi faktor risiko biopsikososial pada ibu hamil sejak dini untuk menentukan tingkat pengawasan dan tata laksana rujukan yang tepat.
1. Observasi (O)
- Identifikasi riwayat obstetri buruk pada kehamilan/persalinan sebelumnya (abortus berulang, kematian janin dalam rahim/IUFD, prematuritas, preeklamsia/eklamsia, perdarahan pascapersalinan, riwayat seksio sesarea)
- Identifikasi faktor risiko "4 Terlalu" (terlalu muda < 20 tahun, terlalu tua > 35 tahun, terlalu dekat jarak kehamilan < 2 tahun, terlalu banyak anak ≥ 4)
- Identifikasi penyakit penyerta ibu (hipertensi kronis, diabetes melitus, penyakit jantung, asma, anemia berat Hb < 8 g/dL, HIV, sifilis, hepatitis B, TB paru, malaria) dan status gizi (KEK dengan LILA < 23,5 cm atau obesitas)
- Identifikasi komplikasi kehamilan saat ini (kehamilan kembar/gemeli, plasenta previa, kelainan letak/sungsang/lintang, polihidramnion/oligohidramnion, pertumbuhan janin terhambat/IUGR)
2. Terapeutik (T)
- Gunakan instrumen skrining risiko kehamilan terstandar (mis. Kartu Skor Poedji Rochjati) untuk mengelompokkan Kehamilan Risiko Rendah (KRR), Kehamilan Risiko Tinggi (KRT), atau Kehamilan Risiko Sangat Tinggi (KRST)
- Lakukan pemeriksaan fisik antenatal lengkap (10T: timbang BB & ukur TB, ukur TD, ukur LILA, ukur TFU, tentukan presentasi & DJJ, skrining status imunisasi TT, beri tablet Fe, tes laboratorium, tata laksana kasus, dan temu wicara)
3. Edukasi (E)
- Informasikan hasil identifikasi faktor risiko kepada ibu dan keluarga secara jelas tanpa menimbulkan kepanikan
- Jelaskan pentingnya bersalin di fasilitas kesehatan rujukan (rumah sakit PONEK) bagi ibu dengan kehamilan risiko tinggi
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi rujukan terencana (rujukan dini berencana) ke dokter spesialis obstetri-ginekologi
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.