← Kembali ke daftar

I.06205 · Terapi Menelan

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.06205 (SIKI)

Terapi Menelan (I.06205)

Neurosensori

Intervensi Keperawatan (SIKI): Terapi Menelan (I.06205)

Definisi SIKI: Memulihkan dan mengoptimalkan kemampuan menelan yang aman pada pasien yang mengalami disfagia (mis. pasca stroke atau cedera neurologis).

1. Observasi (O)
  • Monitor tanda dan gejala aspirasi (batuk saat makan/minum, suara basah/gurgling setelah menelan, desaturasi oksigen)
  • Monitor gerakan lidah saat makan
  • Monitor tanda kelelahan saat makan, minum, dan menelan
  • Periksa mulut dari adanya sisa makanan (pocketing) setelah menelan
2. Terapeutik (T)
  • Ciptakan lingkungan yang tenang dan hilangkan distraksi saat waktu makan
  • Posisikan duduk tegak 90 derajat dan instruksikan menekuk dagu ke arah dada (chin-tuck maneuver) saat menelan untuk menutup jalan napas
  • Bantu melakukan latihan otot oromotor (menggerakkan lidah, menggembungkan pipi, latihan bibir) dan stimulasi termal-taktil sebelum makan
  • Pilih konsistensi makanan yang paling aman ditelan (biasanya tekstur semi-padat/pudding dan cairan yang dikentalkan lebih aman daripada air bening cair)
  • Sediakan alat penghisap lendir (suction) di dekat tempat tidur sebagai antisipasi tersedak
3. Edukasi (E)
  • Ajarkan pasien dan keluarga cara mengatur posisi kepala, teknik menelan supraglotik, dan modifikasi kekentalan makanan/minuman
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi dengan terapis wicara (speech therapist), ahli gizi, dan dokter rehabilitasi medik untuk evaluasi fungsi menelan (FEES/VFSS)

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi