I.06190 · Manajemen Disrefleksia
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.06190 (SIKI)
Manajemen Disrefleksia (I.06190)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Disrefleksia (I.06190)
Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola secara darurat respons simpatis berlebihan yang mengancam jiwa pada pasien dengan cedera medula spinalis setinggi segmen torakal 6 (T6) atau lebih tinggi.
1. Observasi (O)
- Identifikasi dan minimalkan stimulus pemicu disrefleksia (mis. distensi kandung kemih, kateter tersumbat, impaksi feses, luka tekan, infeksi saluran kemih, pakaian yang terlalu ketat)
- Monitor tanda dan gejala disrefleksia otonom (hipertensi paroksismal mendadak, bradikardia, takikardia, sakit kepala berat berdenyut, diaforesis dan kemerahan/flushing di atas level cedera, kulit pucat dan dingin di bawah level cedera, kongesti nasal, pandangan kabur)
- Monitor tekanan darah setiap 3–5 menit selama episode akut
2. Terapeutik (T)
- Berikan posisi duduk tegak (90 derajat) atau tinggikan kepala tempat tidur dan turunkan tungkai untuk menurunkan tekanan darah secara ortostatik
- Longgarkan pakaian, ikat pinggang, atau alat pengikat yang ketat
- Periksa kepatenan kateter urin segera; lakukan kateterisasi urin atau irigasi/penggantian kateter bila tersumbat
- Periksa adanya impaksi feses; berikan jeli anestesi (lidokain) pada rektum sebelum melakukan pemeriksaan atau evakuasi feses manual
3. Edukasi (E)
- Ajarkan pasien dan keluarga mengenali tanda awal, penyebab, serta cara pencegahan dan penanganan darurat disrefleksia otonom
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi pemberian agen antihipertensi intravena/kerja cepat (mis. nifedipin, nitrat, hidralazin) jika tekanan darah tetap tinggi setelah pemicu diatasi
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.