I.04167 · Irigasi Kolostomi
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.04167 (SIKI)
Irigasi Kolostomi (I.04167)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Irigasi Kolostomi (I.04167)
Definisi SIKI: Membilas usus besar melalui stoma kolostomi (pada kolostomi desendens atau sigmoid) dengan air hangat secara terjadwal untuk melatih pengeluaran feses yang teratur.
1. Observasi (O)
- Identifikasi kesesuaian jenis stoma untuk irigasi (hanya untuk kolostomi kolon desendens/sigmoid permanen; kontraindikasi pada ileostomi, urostomi, hernia parastomal, prolaps stoma, atau iradiasi panggul)
- Monitor kondisi mukosa stoma (warna merah muda segar, lembap) dan kulit peristomal
- Monitor keluhan kram abdomen, mual, atau pusing (respons vasovagal) selama cairan irigasi dimasukkan
2. Terapeutik (T)
- Lakukan irigasi pada jam yang sama setiap hari atau 2 hari sekali (biasanya 1 jam setelah makan)
- Siapkan kantong irigasi berisi 500–1.000 mL air hangat kuku (suhu tubuh ± 37°C) dan gantung setinggi bahu pasien (45–50 cm di atas stoma)
- Pasang lengan irigasi (irrigation sleeve) pada stoma dengan ujung bawah diarahkan ke dalam kloset
- Keluarkan udara dari selang, lumasi kerucut stoma (stoma cone), dan masukkan perlahan ke dalam stoma dengan sudut yang sesuai
- Alirkan air hangat secara perlahan dalam waktu 5–10 menit (hentikan sementara bila pasien merasa kram perut), tahan kerucut 10 detik, lalu biarkan feses dan air keluar selama 30–45 menit
3. Edukasi (E)
- Ajarkan pasien dan keluarga melakukan prosedur irigasi kolostomi secara mandiri di kamar mandi rumah
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi dengan perawat spesialis luka dan stoma (WOCN/ETN) serta dokter bedah digestif
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.