← Kembali ke daftar

I.04156 · Manajemen Inkontinensia Urin

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.04156 (SIKI)

Manajemen Inkontinensia Urin (I.04156)

Eliminasi

Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Inkontinensia Urin (I.04156)

Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola keluarnya urin secara tidak terkendali (inkontinensia stres, urgensi, campuran, overflow, atau fungsional).

1. Observasi (O)
  • Identifikasi penyebab dan tipe inkontinensia urin (stres: keluar saat batuk/bersin; urgensi: keinginan mendadak tak tertahankan; overflow: menetes terus karena kandung kemih penuh; fungsional: hambatan mobilitas/kognitif menuju toilet)
  • Monitor kebiasaan berkemih menggunakan catatan harian berkemih (bladder diary) selama 3 hari
  • Monitor kondisi kulit perineal dan selangkangan terhadap tanda dermatitis terkait inkontinensia (Incontinence-Associated Dermatitis / IAD)
2. Terapeutik (T)
  • Terapkan jadwal berkemih terprogram (prompted voiding / habit training) setiap 2–3 jam
  • Modifikasi lingkungan agar akses ke kamar mandi mudah, terang, bebas hambatan, atau sediakan pispot/urinal di samping tempat tidur
  • Gunakan popok dewasa/pad berdaya serap tinggi dan ganti segera saat lembap
  • Hindari pemasangan kateter urin menetap semata-mata untuk mengatasi inkontinensia kecuali terdapat luka tekan sakral derajat lanjut
3. Edukasi (E)
  • Anjurkan menghindari iritan kandung kemih (kopi, teh pekat, minuman bersoda, alkohol, pemanis buatan, makanan sangat asam/pedas)
  • Anjurkan menurunkan berat badan (pada pasien obesitas) dan mengatasi batuk kronis atau konstipasi untuk menurunkan tekanan intraabdomen
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi pemberian obat antimuskarinik/antikolinergik (mis. solifenasin, tolterodin) atau agonis beta-3 (mirabegron) pada inkontinensia urgensi/overactive bladder

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi