← Kembali ke daftar

I.04155 · Manajemen Konstipasi

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.04155 (SIKI)

Manajemen Konstipasi (I.04155)

Eliminasi

Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Konstipasi (I.04155)

Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola pencegahan dan mengatasi sembelit/impaksi.

1. Observasi (O)
  • Periksa tanda dan gejala konstipasi (BAB < 3 kali/minggu, feses keras dan berbentuk bulat kecil, mengejan kuat, perasaan tidak tuntas setelah BAB)
  • Periksa pergerakan usus, karakteristik feses (konsistensi, bentuk, volume, dan warna) dan bising usus
  • Identifikasi faktor risiko konstipasi (obat-obatan seperti opioid/antikolinergik/zat besi, tirah baring, diet rendah serat, kurang cairan, kehamilan, hemoroid)
  • Monitor tanda dan gejala ruptur usus dan/atau peritonitis
2. Terapeutik (T)
  • Anjurkan diet tinggi serat dan peningkatan asupan cairan, jika tidak ada kontraindikasi
  • Lakukan masase abdomen searah jarum jam (mengikuti alur kolon asendens, transversum, desendens), jika perlu
  • Lakukan evakuasi feses secara manual, jika perlu
  • Berikan enema atau irigasi, jika perlu
3. Edukasi (E)
  • Jelaskan etiologi masalah dan alasan tindakan
  • Anjurkan peningkatan asupan cairan dan latihan fisik/ambulasi dini
  • Ajarkan cara mengatasi konstipasi/impaksi dan bahaya mengejan berlebihan (manuver Valsava) terutama pada pasien jantung
  • Anjurkan pasien/keluarga mencatat warna, volume, frekuensi, dan konsistensi tinja
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi penggunaan obat pencahar (pelunak feses seperti docusate, osmotik seperti laktulosa/PEG, atau stimulan seperti bisakodil/senna), jika perlu

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi