I.04148 · Latihan Eliminasi Fekal
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.04148 (SIKI)
Latihan Eliminasi Fekal (I.04148)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Latihan Eliminasi Fekal (I.04148)
Definisi SIKI: Melatih usus besar untuk mengeluarkan feses secara teratur dan terkontrol pada waktu yang telah ditentukan (bowel training).
1. Observasi (O)
- Identifikasi pola defekasi sebelumnya, kebiasaan penggunaan pencahar, serta kemampuan kognitif dan motorik pasien
- Monitor keteraturan waktu defekasi, konsistensi feses (Skala Bristol), dan adanya episode inkontinensia fekal atau konstipasi
2. Terapeutik (T)
- Tetapkan jadwal waktu duduk di kloset/commode secara konsisten setiap hari (waktu paling optimal adalah 15–30 menit setelah sarapan pagi untuk memanfaatkan refleks gastrokolik)
- Berikan minuman hangat (air putih hangat) 30 menit sebelum jadwal latihan defekasi
- Posisikan pasien duduk di kloset dengan lutut sedikit lebih tinggi dari panggul (gunakan bangku pijakan kaki/footstool) dan tubuh condong sedikit ke depan untuk meluruskan sudut anorektal
- Jaga privasi pasien dan berikan waktu sekitar 15–20 menit (hindari duduk dan mengejan terlalu lama > 20 menit karena memicu hemoroid)
- Lakukan stimulasi digital rektal dengan jari berpelumas pada pasien cedera medula spinalis sesuai protokol rehabilitasi
3. Edukasi (E)
- Jelaskan pentingnya disiplin waktu duduk di toilet, konsumsi serat (25–30 gram/hari), dan asupan cairan yang cukup
- Anjurkan tidak menahan keinginan buang air besar saat refleks muncul
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi pemberian supositoria (mis. bisakodil/gliserin) 15–30 menit sebelum jadwal latihan pada tahap awal program bila diperlukan
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.