I.03133 · Perawatan Selang Gastrointestinal
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.03133 (SIKI)
Perawatan Selang Gastrointestinal (I.03133)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Perawatan Selang Gastrointestinal (I.03133)
Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan merawat selang nasogastrik, orogastrik, gastrostomi, atau jejunostomi agar tetap paten, berada di posisi yang tepat, dan bebas komplikasi.
1. Observasi (O)
- Monitor ketepatan posisi selang (periksa tanda batas panjang selang di cuping hidung dan pH aspirat lambung)
- Monitor jumlah, warna, dan konsistensi cairan drainase lambung (bila selang digunakan untuk dekompresi)
- Monitor kondisi kulit sekitar cuping hidung, mukosa mulut, atau stoma gastrostomi terhadap kemerahan, erosi/dekubitus, atau infeksi
2. Terapeutik (T)
- Ganti plester fiksasi selang NGT setiap hari atau saat kotor/longgar dan pindahkan sedikit titik tumpu selang agar tidak menekan satu sisi cuping hidung
- Bilas selang dengan 20–30 mL air matang secara teratur (sebelum/sesudah pemberian makan dan obat) untuk mencegah penyumbatan
- Lakukan perawatan mulut (oral hygiene) dan lembapkan bibir serta mukosa hidung secara rutin
- Bersihkan kulit di sekitar stoma PEG/gastrostomi dengan NaCl 0,9%, keringkan, dan putar pelat fiksasi 360 derajat sesuai protokol
- Lepaskan selang NGT dengan menarik secara perlahan dan mantap saat pasien menahan napas apabila sudah ada instruksi pencabutan
3. Edukasi (E)
- Jelaskan kepada pasien dan keluarga cara menjaga agar selang tidak tertarik saat bergerak
- Anjurkan segera melapor bila selang tercabut sebagian, tersumbat, atau terasa nyeri di hidung/tenggorok
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi penggantian selang NGT secara berkala (setiap 7–14 hari untuk selang PVC biasa, atau 4–6 minggu untuk selang silikon/poliuretan)
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.