← Kembali ke daftar

I.03128 · Pemberian Makanan dengan Botol

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.03128 (SIKI)

Pemberian Makanan dengan Botol (I.03128)

Nutrisi dan Cairan

Intervensi Keperawatan (SIKI): Pemberian Makanan dengan Botol (I.03128)

Definisi SIKI: Memberikan ASI perah atau susu formula kepada bayi menggunakan botol dot secara aman dan fisiologis.

1. Observasi (O)
  • Identifikasi indikasi penggunaan botol dan kemampuan koordinasi menghisap-menelan-bernapas pada bayi
  • Periksa suhu susu dengan meneteskan sedikit pada pergelangan tangan bagian dalam (suhu hangat kuku) serta periksa ukuran lubang dot
  • Monitor tanda kelelahan, tersedak, perubahan warna kulit, atau regurgitasi selama minum
2. Terapeutik (T)
  • Cuci tangan dan pastikan botol serta dot telah disterilisasi sebelum digunakan
  • Gendong bayi dalam posisi semi-tegak (kepala lebih tinggi dari tubuh; jangan pernah memberikan botol saat bayi tidur telentang datar)
  • Miringkan botol secukupnya agar ujung dot selalu terisi susu dan bayi tidak menelan banyak udara (paced bottle feeding)
  • Sendawakan bayi (burping) di pertengahan waktu minum dan setelah selesai minum dengan menepuk lembut punggung bayi
  • Buang sisa susu di dalam botol yang tidak habis setelah 1–2 jam
3. Edukasi (E)
  • Ajarkan orang tua cara mencuci dan mensterilkan botol, takaran pengenceran susu formula yang tepat, serta risiko karies gigi dan otitis media bila bayi tidur sambil mengempeng botol
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi dengan dokter anak atau konselor laktasi mengenai jenis susu formula khusus (mis. hipoalergenik, bebas laktosa, prematur) bila diperlukan

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi