I.03126 · Pemberian Makanan Enteral
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.03126 (SIKI)
Pemberian Makanan Enteral (I.03126)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Pemberian Makanan Enteral (I.03126)
Definisi SIKI: Menyiapkan dan memberikan nutrisi cair melalui selang nasogastrik (NGT), orogastrik (OGT), gastrostomi (PEG), atau jejunostomi.
1. Observasi (O)
- Periksa posisi ujung selang nasogastrik dengan memeriksa pH aspirat lambung atau auskultasi udara sebelum setiap pemberian makan
- Monitor tanda-tanda vital, bising usus, distensi abdomen, rasa penuh, mual, atau muntah
- Monitor volume residu lambung (Gastric Residual Volume / GRV) setiap 4–6 jam pada pemberian kontinu atau sebelum pemberian bolus
- Monitor keseimbangan cairan, berat badan, dan toleransi terhadap formula enteral (mis. ada tidaknya diare osmotik)
2. Terapeutik (T)
- Gunakan teknik bersih dalam menyiapkan dan memberikan makanan enteral
- Tinggikan kepala tempat tidur 30–45 derajat selama pemberian makan dan pertahankan 30–60 menit sesudahnya untuk mencegah aspirasi
- Periksa tanggal kedaluwarsa dan suhu formula enteral (sesuai suhu ruangan, jangan terlalu dingin)
- Tunda pemberian makan dan laporkan bila residu lambung > 250–500 mL (atau > 50% volume pemberian sebelumnya pada anak) disertai distensi abdomen
- Bilas selang dengan 30 mL air matang sebelum dan sesudah pemberian makanan atau obat
3. Edukasi (E)
- Jelaskan tujuan dan langkah-langkah pemberian makanan melalui selang kepada pasien dan keluarga
- Ajarkan keluarga cara menyiapkan, memberikan, dan membilas selang NGT untuk perawatan di rumah
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi dengan ahli gizi mengenai pemilihan jenis formula, konsentrasi, dan jadwal peningkatan volume enteral
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.