← Kembali ke daftar

I.03105 · Manajemen Elektrolit: Hipermagnesemia

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.03105 (SIKI)

Manajemen Elektrolit: Hipermagnesemia (I.03105)

Nutrisi dan Cairan

Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Elektrolit: Hipermagnesemia (I.03105)

Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola kadar magnesium serum di atas normal (> 2,5 mEq/L atau > 3,0 mg/dL).

1. Observasi (O)
  • Identifikasi penyebab hipermagnesemia (gagal ginjal disertai konsumsi antasida/laksatif yang mengandung magnesium, atau terapi MgSO4 pada preeklamsia/eklamsia)
  • Monitor kadar magnesium serum, kalsium serum, dan fungsi ginjal
  • Monitor tanda toksisitas magnesium: hilangnya refleks tendon dalam (refleks patella negatif), depresi pernapasan (RR < 12–16 x/menit), hipotensi, bradikardia, flushing wajah, letargi, dan oliguria (< 30 mL/jam)
2. Terapeutik (T)
  • Hentikan segera pemberian infus MgSO4 atau obat yang mengandung magnesium bila ditemukan tanda intoksikasi
  • Pertahankan kepatenan jalan napas, berikan oksigen, dan siapkan alat bantu ventilasi
  • Siapkan antidotum Kalsium Glukonas 10% di dekat tempat tidur pasien yang mendapat terapi MgSO4
3. Edukasi (E)
  • Jelaskan kepada pasien (terutama pasien gagal ginjal) untuk menghindari penggunaan obat maag atau pencahar bebas yang mengandung magnesium
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi pemberian antidotum Kalsium Glukonas 10% (1 gram IV perlahan), cairan NaCl 0,9% + furosemid, atau dialisis

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi