← Kembali ke daftar

I.02089 · Transfusi Darah

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.02089 (SIKI)

Transfusi Darah (I.02089)

Sirkulasi

Intervensi Keperawatan (SIKI): Transfusi Darah (I.02089)

Definisi SIKI: Mengelola pemberian darah utuh (whole blood) atau komponen darah ke dalam sirkulasi vena untuk memulihkan kapasitas angkut oksigen, volume, atau faktor pembekuan.

1. Observasi (O)
  • Verifikasi instruksi medis, persetujuan tindakan (informed consent), dan kecocokan label kantong darah (golongan ABO, rhesus, nomor kantong, hasil crossmatch) oleh dua perawat
  • Monitor tanda-tanda vital (TD, nadi, RR, suhu) sebelum transfusi, 15 menit setelah dimulai, setiap jam, dan saat selesai
  • Monitor tanda reaksi transfusi akut (alergi, demam non-hemolitik, hemolitik akut, TRALI, TACO/overload cairan) serta kepatenan akses vena
2. Terapeutik (T)
  • Gunakan blood set dengan filter standar (170–260 mikron) dan bilas jalur dengan NaCl 0,9%
  • Jangan memanaskan darah dengan air panas (gunakan blood warmer khusus bila diperlukan transfusi cepat/masif)
  • Mulai aliran darah secara lambat pada 15 menit pertama, lalu sesuaikan laju tetesan agar selesai dalam 2–4 jam
  • Hentikan transfusi segera bila terjadi reaksi simpang, pertahankan jalur IV dengan NaCl 0,9% baru, dan simpan kantong darah untuk pemeriksaan ke bank darah
3. Edukasi (E)
  • Jelaskan prosedur dan gejala reaksi transfusi yang harus segera dilaporkan oleh pasien/keluarga
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi pemeriksaan hemoglobin/trombosit pasca transfusi dan penanganan reaksi transfusi bersama dokter

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi