← Kembali ke daftar

I.02082 · Resusitasi Cairan

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.02082 (SIKI)

Resusitasi Cairan (I.02082)

Sirkulasi

Intervensi Keperawatan (SIKI): Resusitasi Cairan (I.02082)

Definisi SIKI: Memberikan cairan intravena dalam jumlah besar dan waktu singkat untuk memulihkan volume intravaskular dan perfusi jaringan.

1. Observasi (O)
  • Identifikasi indikasi resusitasi cairan (syok hipovolemik, dehidrasi berat, syok septik, luka bakar luas, ketoasidosis)
  • Monitor respons hemodinamik terhadap pemberian bolus cairan (TD, MAP, frekuensi dan kekuatan nadi, CRT, JVP)
  • Monitor tanda kelebihan cairan / overload (ronkhi basah basal paru, sesak napas, peningkatan JVP, edema)
  • Monitor haluaran urin setiap jam (target ≥ 0,5 mL/kgBB/jam pada dewasa; ≥ 1 mL/kgBB/jam pada anak)
2. Terapeutik (T)
  • Pasang 1 atau 2 akses intravena kaliber besar (14G–18G) atau akses intraoseus bila akses vena gagal pada kondisi darurat
  • Hangatkan cairan infus bila diberikan dalam volume masif untuk mencegah hipotermia
  • Berikan bolus cairan kristaloid sesuai protokol menggunakan pressure bag atau infusion pump cepat
  • Pasang kateter urin menetap untuk pemantauan balans cairan ketat
3. Edukasi (E)
  • Informasikan tujuan pemberian cairan cepat kepada pasien dan keluarga
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi penentuan jenis dan volume cairan resusitasi (mis. RL, NaCl 0,9%, rumus Parkland pada luka bakar, atau koloid/darah) bersama dokter

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi