← Kembali ke daftar

I.02065 · Pencegahan Emboli

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.02065 (SIKI)

Pencegahan Emboli (I.02065)

Sirkulasi

Intervensi Keperawatan (SIKI): Pencegahan Emboli (I.02065)

Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan menurunkan risiko lepasnya trombus ke sirkulasi paru atau sistemik (tromboemboli vena / VTE).

1. Observasi (O)
  • Identifikasi faktor risiko tromboemboli (imobilisasi lama, pasca operasi ortopedi/panggul, keganasan, kehamilan, obesitas, riwayat DVT)
  • Monitor tanda dan gejala DVT (nyeri betis, bengkak unilateral, kemerahan, teraba hangat) dan emboli paru (sesak mendadak, nyeri dada pleuritik, takikardia, penurunan SpO2)
  • Monitor nilai D-dimer dan profil koagulasi
2. Terapeutik (T)
  • Lakukan latihan rentang gerak (ROM) aktif atau pasif pada ekstremitas bawah (dorsofleksi dan plantarfleksi pergelangan kaki setiap 1–2 jam)
  • Fasilitasi mobilisasi dini segera setelah kondisi klinis memungkinkan
  • Ubah posisi setiap 2 jam pada pasien tirah baring dan hindari meletakkan bantal tepat di bawah lipat lutut (fosa poplitea)
  • Pasang stocking kompresi elastis atau alat kompresi pneumatik intermiten (IPC) sesuai indikasi
  • Pertahankan hidrasi yang adekuat untuk mencegah hemokonsentrasi
3. Edukasi (E)
  • Anjurkan pasien tidak menyilangkan kaki saat duduk atau berbaring
  • Ajarkan latihan pergerakan pergelangan kaki di tempat tidur dan tanda bahaya emboli
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi pemberian antikoagulan profilaksis (heparin berat molekul rendah / LMWH, fondaparinux, atau unfractionated heparin)

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi