I.02055 · Manajemen Trombolitik
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.02055 (SIKI)
Manajemen Trombolitik (I.02055)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Trombolitik (I.02055)
Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola pemberian agen fibrinolitik untuk melarutkan trombus pada infark miokard akut (STEMI), stroke iskemik akut, atau emboli paru.
1. Observasi (O)
- Periksa daftar tilik (checklist) indikasi dan kontraindikasi mutlak/relatif terapi trombolitik (riwayat stroke hemoragik, perdarahan aktif, operasi besar baru-baru ini, TD > 180/110 mmHg)
- Monitor tanda-tanda vital dan status neurologis (GCS, pupil, NIHSS) setiap 15 menit selama infus dan 2 jam pertama pasca infus
- Monitor tanda-tanda perdarahan mayor (perdarahan intrakranial, hematemesis, melena) maupun minor (perdarahan gusi, lokasi tusukan IV)
- Monitor EKG kontinu untuk menilai tanda reperfusi atau aritmia reperfusi
2. Terapeutik (T)
- Pasang minimal 2 jalur intravena sebelum memulai trombolitik
- Hindari tindakan invasif yang tidak perlu (pungsi arteri, pemasangan NGT, kateter urin, atau injeksi IM) selama dan 24 jam setelah trombolitik
- Siapkan dan berikan dosis bolus serta infus trombolitik (mis. alteplase/streptokinase) menggunakan infusion pump secara presisi
3. Edukasi (E)
- Jelaskan manfaat dan risiko perdarahan dari terapi trombolitik kepada pasien dan keluarga (informed consent)
- Anjurkan segera melapor bila muncul sakit kepala hebat hebat, mual, muntah, atau perdarahan
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi penghentian trombolitik segera, pemeriksaan CT-Scan kepala darurat, dan pemberian kriopresipitat/FFP bila terjadi komplikasi perdarahan serius
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.