← Kembali ke daftar

I.02054 · Manajemen Syok Septik

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.02054 (SIKI)

Manajemen Syok Septik (I.02054)

Sirkulasi

Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Syok Septik (I.02054)

Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola disfungsi organ yang mengancam jiwa akibat disregulasi respons tubuh terhadap infeksi.

1. Observasi (O)
  • Identifikasi sumber infeksi primer (paru, saluran kemih, abdomen, kulit/jaringan lunak, kateter intravaskular)
  • Monitor tanda sepsis dan syok septik (demam atau hipotermia, takikardia, takipnea, hipotensi persisten MAP < 65 mmHg, peningkatan skor qSOFA/SOFA)
  • Monitor kadar laktat serum, prokalsitonin, leukosit, AGD, dan haluaran urin per jam
2. Terapeutik (T)
  • Ambil spesimen kultur darah (minimal 2 set) dan kultur sumber infeksi sebelum pemberian antibiotik (tanpa menunda antibiotik > 45 menit)
  • Pasang akses IV dan berikan resusitasi cairan kristaloid 30 mL/kgBB dalam 3 jam pertama sesuai Surviving Sepsis Campaign
  • Pertahankan oksigenasi jaringan dan pasang kateter urin
3. Edukasi (E)
  • Jelaskan perkembangan kondisi infeksi sistemik dan rencana perawatan intensif kepada keluarga
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi pemberian antibiotik spektrum luas intravena dalam 1 jam pertama (golden hour), vasopresor (norepinefrin) untuk target MAP ≥ 65 mmHg, dan pengendalian sumber infeksi (source control)

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi