I.02053 · Manajemen Syok Obstruktif
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.02053 (SIKI)
Manajemen Syok Obstruktif (I.02053)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Syok Obstruktif (I.02053)
Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola hambatan mekanis aliran darah menuju atau keluar dari jantung (mis. tamponade jantung, tension pneumothorax, emboli paru masif).
1. Observasi (O)
- Identifikasi penyebab obstruksi mekanis (Trias Beck pada tamponade jantung: hipotensi, peningkatan JVP, suara jantung menjauh; deviasi trakea dan hilangnya suara napas pada tension pneumothorax)
- Monitor tekanan darah, nadi (pulsus paradoksus), JVP, SpO2, dan irama EKG
2. Terapeutik (T)
- Pertahankan jalan napas dan berikan oksigen konsentrasi tinggi 100%
- Pasang akses intravena ukuran besar dan berikan cairan untuk mempertahankan preload
- Siapkan peralatan dekompresi darurat di sisi tempat tidur (jarum dekompresi toraks/WSD atau set perikardiosentesis)
3. Edukasi (E)
- Berikan penjelasan singkat dan tenangkan pasien serta keluarga
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi tindakan dekompresi segera (needle thoracocentesis, pemasangan WSD, perikardiosentesis, atau trombolisis pada emboli paru)
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.