← Kembali ke daftar

I.02051 · Manajemen Syok Kardiogenik

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.02051 (SIKI)

Manajemen Syok Kardiogenik (I.02051)

Sirkulasi

Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Syok Kardiogenik (I.02051)

Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola penurunan curah jantung berat akibat kegagalan fungsi pompa miokardium.

1. Observasi (O)
  • Monitor status kardiopulmonal secara ketat (TD, MAP, frekuensi nadi, irama EKG, CVP)
  • Monitor tanda kongesti paru (dispnea, ortopnea, ronkhi basah basal paru, penurunan SpO2)
  • Monitor tanda hipoperfusi perifer (akral dingin, lembap, sianosis, CRT memanjang, oliguria)
  • Monitor enzim jantung, AGD, elektrolit, dan profil hemodinamik
2. Terapeutik (T)
  • Berikan posisi semi-Fowler atau Fowler (hindari posisi Trendelenburg bila terdapat edema paru)
  • Berikan oksigen atau ventilasi tekanan positif sesuai indikasi
  • Pasang akses intravena dan batasi pemberian bolus cairan berlebih apabila terdapat tanda bendungan paru
  • Pasang kateter urin untuk evaluasi produksi urin per jam
3. Edukasi (E)
  • Anjurkan pasien istirahat total (bed rest) untuk meminimalkan kebutuhan oksigen miokard
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi pemberian agen inotropik (dobutamin), vasopresor (norepinefrin), diuretik, atau tindakan revaskularisasi koroner (PCI) / IABP

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi