← Kembali ke daftar

I.02049 · Manajemen Syok Anafilaktik

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.02049 (SIKI)

Manajemen Syok Anafilaktik (I.02049)

Sirkulasi

Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Syok Anafilaktik (I.02049)

Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola reaksi hipersensitivitas sistemik akut yang mengancam jiwa.

1. Observasi (O)
  • Identifikasi alergen pencetus (obat, makanan, transfusi darah, sengatan serangga)
  • Monitor tanda-tanda obstruksi jalan napas atas (stridor, suara serak, edema lidah/laring) dan bronkospasme (wheezing)
  • Monitor tekanan darah, frekuensi nadi, saturasi oksigen, dan kemunculan urtikaria/angioedema
2. Terapeutik (T)
  • Hentikan segera pemberian obat atau transfusi yang dicurigai memicu anafilaksis
  • Posisikan pasien telentang dengan tungkai ditinggikan (atau duduk bila sesak napas berat)
  • Pertahankan kepatenan jalan napas dan berikan oksigen aliran tinggi (10–15 L/menit)
  • Pasang jalur intravena ukuran besar dan berikan resusitasi cairan kristaloid cepat
3. Edukasi (E)
  • Anjurkan pasien selalu membawa identitas alergi obat/makanan setelah pulih
  • Jelaskan tanda awal reaksi alergi berat kepada pasien dan keluarga
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi pemberian injeksi epinefrin (adrenalin) intramuskular segera, diikuti antihistamin, kortikosteroid IV, dan bronkodilator

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi