I.02045 · Manajemen Perdarahan Pervaginam Pascapersalinan
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.02045 (SIKI)
Manajemen Perdarahan Pervaginam Pascapersalinan (I.02045)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Perdarahan Pervaginam Pascapersalinan (I.02045)
Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola perdarahan postpartum (> 500 mL pada persalinan pervaginam atau > 1000 mL pada sectio caesarea).
1. Observasi (O)
- Identifikasi penyebab perdarahan postpartum dengan prinsip 4T (Tonus: atonia uteri; Trauma: robekan jalan lahir; Tissue: retensio plasenta/sisa plasenta; Thrombin: gangguan koagulasi)
- Monitor jumlah kehilangan darah secara akurat, kontraksi/tinggi fundus uteri (TFU), dan kondisi kandung kemih
- Monitor tanda-tanda vital, CRT, tingkat kesadaran, dan haluaran urin (minimal 30 mL/jam)
2. Terapeutik (T)
- Lakukan masase fundus uteri segera untuk merangsang kontraksi
- Kosongkan kandung kemih dengan memasang kateter urin menetap
- Pasang 2 jalur infus dengan kanul ukuran besar (16G/18G) dan guyur cairan kristaloid hangat
- Lakukan kompresi bimanual interna (KBI), kompresi bimanual eksterna (KBE), atau kompresi aorta abdominalis pada atonia uteri
- Berikan oksigen 10–15 L/menit melalui non-rebreathing mask dan jaga kehangatan tubuh ibu
3. Edukasi (E)
- Jelaskan tindakan darurat yang sedang dilakukan kepada ibu dan keluarga
- Ajarkan ibu dan keluarga cara memeriksa kontraksi uterus (perut teraba keras) dan melakukan masase fundus
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi pemberian uterotonika (oksitosin, metilergometrin, misoprostol), asam traneksamat, pemasangan kondom kateter (tampon balon uterus), penjahitan laserasi, atau transfusi darah
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.