I.02044 · Manajemen Perdarahan Pervaginam
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.02044 (SIKI)
Manajemen Perdarahan Pervaginam (I.02044)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Perdarahan Pervaginam (I.02044)
Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola kehilangan darah melalui jalan lahir/vagina di luar persalinan normal.
1. Observasi (O)
- Identifikasi penyebab perdarahan pervaginam (gangguan hormonal, mioma uteri, polip serviks, keganasan ginekologi, trauma)
- Monitor jumlah, warna, bau, dan adanya gumpalan darah (hitung frekuensi ganti pembalut)
- Monitor tanda-tanda vital, pengisian kapiler, dan kadar hemoglobin/hematokrit
2. Terapeutik (T)
- Pertahankan tirah baring selama perdarahan aktif
- Pasang akses intravena dan berikan terapi cairan pengganti volume
- Fasilitasi kebersihan vulva (vulva hygiene) secara berkala
3. Edukasi (E)
- Anjurkan mencatat jumlah pembalut yang digunakan setiap hari
- Anjurkan meningkatkan asupan makanan tinggi zat besi
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi pemeriksaan USG ginekologi, pemberian agen hemostatik/hormonal, atau transfusi darah, jika perlu
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.