← Kembali ke daftar

I.02039 · Manajemen Defibrilasi

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.02039 (SIKI)

Manajemen Defibrilasi (I.02039)

Sirkulasi

Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Defibrilasi (I.02039)

Definisi SIKI: Memberikan kejut listrik asinkron pada jantung untuk menghentikan fibrilasi ventrikel (VF) atau takikardia ventrikel tanpa nadi (pulseless VT).

1. Observasi (O)
  • Periksa irama EKG henti jantung (pastikan irama shockable: VF atau VT tanpa nadi)
  • Identifikasi keamanan lingkungan sekitar pasien (tidak ada genangan air atau aliran oksigen langsung di dekat dada)
2. Terapeutik (T)
  • Nyalakan defibrilator dan pilih energi kejut sesuai jenis alat (bifasik 120–200 Joule atau monofasik 360 Joule)
  • Oleskan gel konduktor pada paddle atau pasang defibrillator pads pada posisi sternal (kanan atas) dan apikal (kiri bawah)
  • Isi daya (charge) defibrilator sambil tetap melanjutkan kompresi dada
  • Teriakkan peringatan "I am clear, you are clear, everybody clear!" dan pastikan tidak ada yang menyentuh pasien/tempat tidur
  • Berikan kejut listrik (shock) dengan menekan kedua tombol paddle secara bersamaan
  • Segera lanjutkan RJP selama 2 menit langsung setelah kejut diberikan tanpa memeriksa nadi terlebih dahulu
3. Edukasi (E)
  • Informasikan perkembangan tindakan resusitasi kepada keluarga secara berkala
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi pemberian epinefrin dan amiodaron/lidokain sesuai algoritma henti jantung ACLS

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi