← Kembali ke daftar

I.01020 · Penghisapan Jalan Napas

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.01020 (SIKI)

Penghisapan Jalan Napas (I.01020)

Respirasi

Intervensi Keperawatan (SIKI): Penghisapan Jalan Napas (I.01020)

Definisi SIKI: Membersihkan sekret dengan memasukkan kateter penghisap bertekanan negatif ke dalam mulut, nasofaring, trakea, dan/atau endotrakeal tube (ETT).

1. Observasi (O)
  • Identifikasi kebutuhan dilakukan penghisapan
  • Auskultasi suara napas sebelum dan setelah dilakukan penghisapan
  • Monitor status oksigenasi (SpO2), status neurologis, dan status hemodinamik (MAP, irama jantung) sebelum, selama, dan setelah tindakan
  • Monitor dan catat warna, jumlah, dan konsistensi sekret
2. Terapeutik (T)
  • Gunakan teknik aseptik (sarung tangan steril untuk penghisapan trakea/ETT)
  • Gunakan kateter penghisap dengan diameter tidak lebih dari setengah diameter lumen ETT
  • Berikan oksigen dengan konsentrasi tinggi (100%) minimal 30 detik sebelum dan setelah penghisapan
  • Lakukan penghisapan tidak lebih dari 15 detik setiap siklus
  • Lakukan penghisapan mulut dan orofaring setelah selesai melakukan penghisapan trakea/ETT
  • Hentikan penghisapan dan berikan oksigenasi jika pasien mengalami bradikardia atau desaturasi
3. Edukasi (E)
  • Anjurkan melakukan napas dalam sebelum penghisapan dilakukan
  • Jelaskan prosedur penghisapan kepada pasien dan keluarga
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi pemeriksaan kultur sputum bila sekret tampak purulen

Intervensi utama pada diagnosis SDKI:

  • Belum ditautkan

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi