I.01010 · Manajemen Asam-Basa: Asidosis Respiratorik
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
I.01010 (SIKI)
Manajemen Asam-Basa: Asidosis Respiratorik (I.01010)
Intervensi Keperawatan (SIKI): Manajemen Asam-Basa: Asidosis Respiratorik (I.01010)
Definisi SIKI: Mengidentifikasi dan mengelola kondisi keseimbangan asam-basa akibat peningkatan PaCO2 (hipoventilasi).
1. Observasi (O)
- Identifikasi penyebab asidosis respiratorik (mis. PPOK, depresi pusat pernapasan, obstruksi jalan napas, kelemahan otot napas)
- Monitor pola napas (bradipnea, dispnea) dan penggunaan otot bantu napas
- Monitor hasil analisa gas darah (pH < 7,35 dan PaCO2 > 45 mmHg) serta tanda retensi CO2 (sakit kepala, konfusi, somnolen)
2. Terapeutik (T)
- Pertahankan kepatenan jalan napas dan bersihkan sekret
- Berikan posisi semi-Fowler atau Fowler untuk mengoptimalkan ekspansi diafragma
- Berikan oksigen aliran rendah secara terukur (khususnya pada pasien PPOK) atau dukungan ventilasi
3. Edukasi (E)
- Ajarkan latihan pernapasan (pursed-lip breathing) dan batuk efektif
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi pemberian bronkodilator, mukolitik, atau dukungan ventilasi mekanik (NIV/intubasi)
Intervensi utama pada diagnosis SDKI:
- Belum ditautkan
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.