D.0109 · Defisit Perawatan Diri
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
Definisi SDKI: Tidak mampu melakukan atau menyelesaikan aktivitas perawatan diri (mandi, berpakaian, makan, toileting).
Penyebab / Faktor Risiko (SDKI)
- Gangguan muskuloskeletal
- Gangguan neuromuskuler
- Kelemahan
- Gangguan psikologis dan/atau psikotik
- Penurunan motivasi/minat
Gejala & Tanda Mayor (SDKI)
Subjektif:
- Menolak melakukan perawatan diri
Objektif:
- Tidak mampu mandi/mengenakan pakaian/makan/ke toilet/berhias secara mandiri
- Minat melakukan perawatan diri kurang
Gejala & Tanda Minor (SDKI)
Subjektif:
- (Tidak tersedia)
Objektif:
- (Tidak tersedia)
Luaran Keperawatan (SLKI): Perawatan Diri (L.11103) · Ekspektasi: Meningkat
| Kriteria Hasil (Indikator SLKI) | Arah target |
|---|---|
| Kemampuan mandi | ↑ Meningkat |
| Kemampuan mengenakan pakaian & makan | ↑ Meningkat |
| Kemampuan ke toilet (BAB/BAK) | ↑ Meningkat |
| Verbalisasi keinginan & minat melakukan perawatan diri | ↑ Meningkat |
| Mempertahankan kebersihan diri & kebersihan mulut | ↑ Meningkat |
Rumusan Tujuan & Kriteria Hasil:
Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3 x 24 jam, maka Perawatan Diri (L.11103) meningkat, dengan kriteria hasil: Kemampuan mandi meningkat, Kemampuan mengenakan pakaian & makan meningkat, Kemampuan ke toilet (BAB/BAK) meningkat, Verbalisasi keinginan & minat melakukan perawatan diri meningkat, Mempertahankan kebersihan diri & kebersihan mulut meningkat.
Intervensi Keperawatan (SIKI): Dukungan Perawatan Diri (I.11348)
Buka halaman intervensi I.11348 →
Definisi SIKI: Memfasilitasi pemenuhan kebutuhan perawatan diri dasar (mandi, berpakaian, makan/minum, dan eliminasi) pada pasien yang mengalami keterbatasan fungsi fisik atau kognitif.
1. Observasi (O)
- Identifikasi kebiasaan aktivitas perawatan diri sesuai usia
- Monitor tingkat kemandirian
- Identifikasi kebutuhan alat bantu kebersihan diri, berpakaian, berhias, dan makan
2. Terapeutik (T)
- Sediakan lingkungan yang terapeutik (mis. suasana hangat, rileks, privasi)
- Siapkan keperluan pribadi (mis. parfum, sikat gigi, dan sabun mandi)
- Dampingi dalam melakukan perawatan diri sampai mandiri
- Fasilitasi untuk menerima keadaan ketergantungan
- Fasilitasi kemandirian, bantu jika tidak mampu melakukan perawatan diri
- Jadwalkan rutinitas perawatan diri
3. Edukasi (E)
- Anjurkan melakukan perawatan diri secara konsisten sesuai kemampuan
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi dengan terapis okupasi untuk penyediaan alat bantu adaptif perawatan diri, jika perlu
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.