D.0093 · Ketidakmampuan Koping Keluarga
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
Rincian diagnosis ini sedang dilengkapi. Luaran SLKI dan intervensi SIKI utama di bawah sudah tertaut.
Luaran Keperawatan (SLKI): Status Koping Keluarga (L.09088) · Ekspektasi: Membaik
| Kriteria Hasil (Indikator SLKI) | Arah target |
|---|---|
| Keterpaparan informasi | ↑ Meningkat |
| Perasaan diabaikan, kekhawatiran tentang anggota keluarga, & perilaku mengabaikan anggota keluarga | ↓ Menurun |
| Kemampuan memenuhi kebutuhan anggota keluarga | ↗ Membaik |
| Komitmen pada perawatan, komunikasi antara anggota keluarga, & toleransi | ↗ Membaik |
Rumusan Tujuan & Kriteria Hasil:
Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3 x 24 jam, maka Status Koping Keluarga (L.09088) membaik, dengan kriteria hasil: Keterpaparan informasi meningkat, Perasaan diabaikan, kekhawatiran tentang anggota keluarga, & perilaku mengabaikan anggota keluarga menurun, Kemampuan memenuhi kebutuhan anggota keluarga membaik, Komitmen pada perawatan, komunikasi antara anggota keluarga, & toleransi membaik.
Intervensi Keperawatan (SIKI): Dukungan Koping Keluarga (I.09260)
Buka halaman intervensi I.09260 →
Definisi SIKI: Memfasilitasi peningkatan nilai-nilai, minat, dan tujuan dalam keluarga untuk beradaptasi terhadap stresor kesehatan anggota keluarga.
1. Observasi (O)
- Identifikasi respons emosional keluarga terhadap kondisi pasien saat ini
- Identifikasi beban prognosis secara psikologis pada keluarga
- Identifikasi pemahaman tentang keputusan perawatan setelah pulang
- Identifikasi kesesuaian antara harapan pasien, keluarga, dan tenaga kesehatan
2. Terapeutik (T)
- Dengarkan masalah, perasaan, dan pertanyaan keluarga
- Terima nilai-nilai keluarga dengan cara yang tidak menghakimi
- Diskusikan rencana medis dan perawatan bersama keluarga
- Fasilitasi pengungkapan perasaan antara pasien dan keluarga atau antar anggota keluarga
- Fasilitasi pengambilan keputusan dalam merencanakan perawatan jangka panjang, jika perlu
- Hargai dan dukung mekanisme koping adaptif yang digunakan keluarga
3. Edukasi (E)
- Informasikan kemajuan pasien secara berkala
- Informasikan fasilitas perawatan kesehatan yang tersedia
4. Kolaborasi (K)
- Rujuk untuk terapi keluarga atau kelompok pendukung keluarga, jika perlu
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.