← Kembali ke daftar

D.0081 · Berduka

Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
D.0081 (SDKI) L.09094 (SLKI) I.09274 (SIKI)

Berduka (D.0081)

Aktual · Psikologis · Integritas Ego

Rincian diagnosis ini sedang dilengkapi. Luaran SLKI dan intervensi SIKI utama di bawah sudah tertaut.

Luaran Keperawatan (SLKI): Tingkat Berduka (L.09094) · Ekspektasi: Membaik

Buka halaman luaran L.09094 →

Kriteria Hasil (Indikator SLKI)Arah target
Verbalisasi menerima kehilangan↑ Meningkat
Verbalisasi harapan↑ Meningkat
Verbalisasi perasaan sedih, merasa bersalah, & menyalahkan orang lain↓ Menurun
Menangis, mimpi buruk, & fobia↓ Menurun
Marah & panik↓ Menurun
Pola tidur, konsentrasi, & imunitas↗ Membaik
Rumusan Tujuan & Kriteria Hasil:
Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3 x 24 jam, maka Tingkat Berduka (L.09094) membaik, dengan kriteria hasil: Verbalisasi menerima kehilangan meningkat, Verbalisasi harapan meningkat, Verbalisasi perasaan sedih, merasa bersalah, & menyalahkan orang lain menurun, Menangis, mimpi buruk, & fobia menurun, Marah & panik menurun, Pola tidur, konsentrasi, & imunitas membaik.

Intervensi Keperawatan (SIKI): Dukungan Proses Berduka (I.09274)

Buka halaman intervensi I.09274 →

Definisi SIKI: Memfasilitasi penyelesaian proses berduka akibat kehilangan yang bermakna (kematian orang terdekat, kehilangan bagian/fungsi tubuh, atau kehilangan pekerjaan/peran).

1. Observasi (O)
  • Identifikasi kehilangan yang dihadapi
  • Identifikasi proses berduka yang dialami (tahapan Kübler-Ross: Denial/penyangkalan, Anger/marah, Bargaining/tawar-menawar, Depression/depresi, Acceptance/penerimaan)
  • Identifikasi sifat keterikatan pada benda yang hilang atau orang yang meninggal
  • Identifikasi reaksi awal terhadap kehilangan
  • Monitor adanya tanda-tanda duka cita maladaptif atau berkepanjangan (prolonged grief disorder)
2. Terapeutik (T)
  • Tunjukkan sikap menerima dan empati
  • Motivasi agar mau mengungkapkan perasaan kehilangan
  • Fasilitasi melakukan kebiasaan sesuai dengan budaya, agama dan norma sosial dalam mengenang atau melepas kepergian
  • Fasilitasi mengekspresikan perasaan dengan cara yang nyaman (mis. membaca buku, menulis, menggambar, atau bermain)
  • Diskusikan strategi koping yang digunakan sebelumnya dalam menghadapi krisis
3. Edukasi (E)
  • Jelaskan kepada pasien dan keluarga bahwa sikap mengingkari, marah, tawar-menawar, atau depresi adalah tahapan yang wajar dalam menghadapi kehilangan
  • Anjurkan mengidentifikasi ketakutan terbesar terkait kehilangan
  • Anjurkan mengekspresikan perasaan tentang kehilangan secara bertahap dan tidak menahan kesedihan
4. Kolaborasi (K)
  • Kolaborasi dengan kelompok pendukung duka cita (bereavement support) atau psikolog bila proses berduka memicu depresi berat

Susun askep dengan AI

Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.

Susun askep dengan AI →

Referensi