D.0080 · Ansietas
Catatan Akademik: Panduan ini adalah alat bantu belajar mahasiswa dan perawat. Isi kamus masih dilengkapi dan belum diverifikasi penuh terhadap buku resmi; untuk dokumentasi rekam medis resmi, selalu rujuk buku standar DPP PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) dan SPO institusi.
Definisi SDKI: Kondisi emosi dan pengalaman subjektif individu terhadap objek yang tidak jelas dan spesifik akibat antisipasi bahaya.
Penyebab / Faktor Risiko (SDKI)
- Krisis situasional
- Kebutuhan tidak terpenuhi
- Krisis maturasional
- Ancaman terhadap konsep diri / kematian
- Kurang terpapar informasi
Gejala & Tanda Mayor (SDKI)
Subjektif:
- Merasa bingung
- Merasa khawatir dengan akibat dari kondisi yang dihadapi
- Sulit berkonsentrasi
Objektif:
- Tampak gelisah
- Tampak tegang
- Sulit tidur
Gejala & Tanda Minor (SDKI)
Subjektif:
- Mengeluh pusing
- Anoreksia
- Palpitasi
- Merasa tidak berdaya
Objektif:
- Frekuensi napas dan nadi meningkat
- Tekanan darah meningkat
- Diaforesis
- Tremor
- Muka tampak pucat
Luaran Keperawatan (SLKI): Tingkat Ansietas (L.09093) · Ekspektasi: Menurun
| Kriteria Hasil (Indikator SLKI) | Arah target |
|---|---|
| Verbalisasi kebingungan & khawatir akibat kondisi yang dihadapi | ↓ Menurun |
| Perilaku gelisah & perilaku tegang | ↓ Menurun |
| Keluhan pusing, anoreksia, palpitasi, & merasa tidak berdaya | ↓ Menurun |
| Frekuensi pernapasan, frekuensi nadi, TD, diaforesis, & tremor | ↓ Menurun |
| Pucat | ↓ Menurun |
| Konsentrasi, pola tidur, kontak mata, & pola berkemih | ↗ Membaik |
Rumusan Tujuan & Kriteria Hasil:
Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3 x 24 jam, maka Tingkat Ansietas (L.09093) menurun, dengan kriteria hasil: Verbalisasi kebingungan & khawatir akibat kondisi yang dihadapi menurun, Perilaku gelisah & perilaku tegang menurun, Keluhan pusing, anoreksia, palpitasi, & merasa tidak berdaya menurun, Frekuensi pernapasan, frekuensi nadi, TD, diaforesis, & tremor menurun, Pucat menurun, Konsentrasi, pola tidur, kontak mata, & pola berkemih membaik.
Intervensi Keperawatan (SIKI): Reduksi Ansietas (I.09314)
Buka halaman intervensi I.09314 →
Definisi SIKI: Meminimalkan kondisi individu dan pengalaman subjektif terhadap objek yang tidak jelas dan spesifik akibat antisipasi bahaya yang memungkinkan individu melakukan tindakan untuk menghadapi ancaman.
1. Observasi (O)
- Identifikasi saat tingkat ansietas berubah (mis. kondisi, waktu, stresor; rentang ansietas ringan, sedang, berat, hingga panik)
- Identifikasi kemampuan mengambil keputusan
- Monitor tanda-tanda ansietas (verbal dan nonverbal: gelisah, takikardia, takipnea, tangan gemetar, berkeringat dingin, sulit tidur, ekspresi wajah tegang, sering berkemih)
2. Terapeutik (T)
- Ciptakan suasana terapeutik untuk menumbuhkan kepercayaan
- Temani pasien untuk memberikan keamanan dan mengurangi ketakutan
- Pahami situasi yang membuat ansietas
- Dengarkan dengan penuh perhatian
- Gunakan pendekatan yang tenang dan meyakinkan
- Tempatkan barang pribadi yang memberikan kenyamanan
- Motivasi mengidentifikasi situasi yang memicu kecemasan
- Diskusikan perencanaan realistis tentang peristiwa yang akan datang (mis. persiapan operasi)
3. Edukasi (E)
- Jelaskan prosedur, termasuk sensasi yang mungkin dialami selama prosedur (ketidakpastian meningkatkan ansietas)
- Informasikan secara faktual mengenai diagnosis, pengobatan, dan prognosis
- Anjurkan keluarga untuk tetap bersama pasien, jika perlu
- Anjurkan melakukan kegiatan yang tidak kompetitif, sesuai kebutuhan
- Anjurkan mengungkapkan perasaan dan persepsi
- Latih kegiatan pengalihan untuk mengurangi ketegangan
- Latih penggunaan mekanisme pertahanan diri yang tepat
- Latih teknik relaksasi (napas dalam, relaksasi otot progresif, imajinasi terbimbing)
4. Kolaborasi (K)
- Kolaborasi pemberian obat antiansietas (ansiolitik seperti lorazepam, alprazolam, atau diazepam), jika perlu
Susun askep dengan AI
Punya skenario kasus fiktif? Buka Asisten AI dengan mode Askep 3S yang sudah terpilih, lalu tulis kasusnya.
Referensi
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan III (Revisi). Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.
- PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1 Cetakan II. Jakarta: PPNI.